Kepengurusan Mangkok Merah Dilantik, Tegaskan Komitmen Jaga Budaya dan Persatuan Masyarakat

Pelantikan Mangkok Merah memperkuat komitmen budaya dan persatuan masyarakat
Kepengurusan baru Mangkok Merah resmi dilantik di Pontianak. Organisasi menegaskan fokus pada pelestarian adat serta penguatan keharmonisan sosial di Kalimantan Barat./Ist

PONTIANAK – Organisasi Mangkok Merah resmi memiliki kepengurusan baru setelah pelantikan yang digelar di Grand Mahkota Hotel Pontianak, Sabtu (13/6/2026). Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi organisasi untuk memperkuat peran dalam pelestarian adat dan budaya sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kalimantan Barat.

Ketua Mangkok Merah, Iyen Bagago, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus mengedepankan nilai-nilai kebudayaan dan adat istiadat sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Barat. Selain itu, Mangkok Merah juga berkomitmen menjalin sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

Bacaan Lainnya

Menurut Iyen, keberadaan Mangkok Merah diharapkan dapat semakin dikenal masyarakat hingga menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Barat. Ia ingin organisasi tersebut berkembang menjadi wadah yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Harapan saya, Mangkok Merah bisa terus berkembang dan hadir di seluruh Kalimantan Barat. Kita ingin menjadi organisasi yang dapat membantu pemerintah dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa semangat persaudaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap warisan budaya leluhur akan menjadi landasan utama dalam menjalankan berbagai program organisasi ke depan.

“Yang selalu kami kedepankan adalah kebersamaan, persaudaraan, serta upaya menjaga dan mengangkat adat istiadat serta budaya yang diwariskan para leluhur,” katanya.

Menanggapi berbagai persoalan yang berkembang di tingkat nasional, Iyen menilai setiap permasalahan harus diselesaikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses yang dijalankan aparat penegak hukum.

Menurutnya, Mangkok Merah tidak memiliki kepentingan untuk masuk ke ranah yang bukan menjadi tugas dan fungsi organisasi.

“Kita hidup di negara hukum, sehingga segala persoalan harus diserahkan kepada aparat yang berwenang. Organisasi tidak perlu masuk ke wilayah yang memang bukan menjadi ranahnya,” tegasnya.

Sebaliknya, lanjut Iyen, Mangkok Merah ingin mengambil peran yang konstruktif melalui kerja sama dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat.

“Kami ingin bersinergi dan membantu pemerintah bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama di Kalimantan Barat,” tuturnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, Mangkok Merah diharapkan semakin aktif dalam melestarikan budaya daerah, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung terciptanya stabilitas sosial yang harmonis di Kalimantan Barat.


(*Red/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *