Diskusi Kebangsaan Refleksi Hari Lahir Pancasila, Hadirkan Dua Narasumber Inspiratif

Diskusi Kebangsaan Pancasila di Pontianak melibatkan pemuda dan tokoh masyarakat
Kegiatan mempertemukan mahasiswa, OKP, dan narasumber nasional untuk membahas penguatan nilai kebangsaan serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan./IST

Pontianak – Liga Mahasiswa NasDem Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kebangsaan: Refleksi Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Cafe 5 CM Untan, Pontianak, pada Minggu (07/06/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kalimantan Barat, mahasiswa, serta tokoh masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Bacaan Lainnya

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Komite Wilayah Liga Mahasiswa NasDem Kalimantan Barat, Rahmat, S.E. Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama bagi generasi muda.

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi seluruh pemuda untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Melalui diskusi ini, kami berharap lahir gagasan-gagasan konstruktif dari para pemuda Kalimantan Barat,” ujar Rahmat.

BACA JUGA: Dihadiri Presiden, Cornelis Soroti Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 dan Ketahanan Energi Nasional di Paripurna DPR RI

Kegiatan diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yaitu H. Syarif Abdullah Al Kadrie, S.H., M.H., Anggota DPR RI Komisi V, dan Dr. Herlan, S.Sos., M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura.

Dalam pemaparannya, H. Syarif Abdullah Al Kadrie menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan gotong royong sebagai implementasi nyata dari Pancasila di tengah tantangan perkembangan zaman.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat semangat nasionalisme.

Sementara itu, Dr. Herlan menjelaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi landasan berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak para peserta untuk terus meningkatkan literasi kebangsaan agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, dan budaya di era modern.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta yang berasal dari beragam OKP se-Kalimantan Barat.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam membahas isu-isu kebangsaan, peran pemuda, serta tantangan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Liga Mahasiswa NasDem Kalimantan Barat berharap dapat memperkuat semangat kebangsaan, mempererat silaturahmi antarorganisasi kepemudaan, serta meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

(*Red/Mf Berkontribusi dalam tulisan ini)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *