Aliansi Masyarakat Cinta Polri Kalbar Pinta Polri Tindak Cepat Opini Negatif tentang Polri

Aliansi Masyarakat Cinta Polri Kalbar Pinta Polri Tindak Cepat Opini Negatif tentang Polri
Aliansi Masyarakat Cinta Polri Kalbar Pinta Polri Tindak Cepat Opini Negatif tentang Polri.

Pontianak – Aliansi Masyarakat Cinta Polri (AMCP) Kalimantan Barat meminta aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas terkait dugaan penggiringan opini negatif yang menyudutkan institusi Polri. Pernyataan sikap ini disampaikan langsung oleh Komandan AMCP Kalimantan Barat, Raden Eddy.

Hal tersebut menyusul beredarnya konten di sebuah kanal podcast, di mana seorang pria bernama Stefanus Febyan Babaro mengeluarkan pernyataan yang dinilai provokatif. Dalam tayangan tersebut, Stefanus menggunakan istilah “oknum coklat”, yang secara luas dinilai publik mengarah dan menyudutkan institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Bacaan Lainnya

Raden Eddy menegaskan bahwa narasi yang dibangun dalam podcast tersebut sangat mencederai rasa keadilan dan berpotensi memecah belah kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Ia menambahkan, kebebasan berpendapat dan berekspresi di ruang digital, termasuk melalui media podcast, seharusnya digunakan secara bertanggung jawab dengan berbasis data, bukan justru menjadi wadah untuk menebar sentimen negatif tanpa dasar yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, Aliansi Masyarakat Cinta Polri Kalbar menyatakan sikap berkomitmen penuh untuk terus mengawal ketat tindak lanjut dari permasalahan ini agar segera ditangani dengan tuntas oleh pihak berwenang.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap dan menindak tegas Stefanus Febyan Babaro. Pernyataan yang disampaikan di podcast tersebut jelas-jelas menggiring opini negatif di tengah publik dan merugikan nama baik institusi Polri,” ujar Raden Eddy kepada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *