Wagub Kalbar Tegaskan Pengawasan MBG: Jangan Ada Lagi Kasus Keracunan, Libatkan Pesantren Kelola Dapur

Mempawah – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Dalam keterangannya, Krisantus menekankan bahwa aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mengawal MBG ini. Saya tegaskan sekali lagi, jangan sampai ada kasus lagi terkait anak keracunan makanan MBG,” tegasnya.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis harus benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik tanpa mengabaikan kualitas makanan, kebersihan, maupun standar keamanan pangan.

Ia meminta seluruh penyelenggara memastikan proses pengolahan hingga distribusi makanan dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab

Selain itu, Krisantus berharap pelaksanaan MBG dapat tepat sasaran serta mampu memberikan dampak ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu gagasan yang ia dorong adalah memberikan pengelolaan dapur MBG kepada yayasan pondok pesantren.

“Saya berharap MBG ini tepat sasaran. Kalau bisa, dapur MBG diberikan kepada yayasan pondok pesantren agar bisa dikelola sendiri dan menjadi pesantren yang mandiri,” ujarnya

Menurutnya, pelibatan pondok pesantren tidak hanya mendukung kelancaran program MBG, tetapi juga membuka peluang bagi pesantren untuk mengembangkan kemandirian ekonomi melalui pengelolaan dapur dan penyediaan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjut Krisantus, akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar tujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia dapat tercapai secara optimal

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *