Listrik Padam Lagi Hingga Berjam – Jam, Sampai Kapan Warga Kal-Bar Harus Bersabar ?

KALBAR – Warga Kalimantan Barat kembali harus bersiap menghadapi pemadaman listrik yang dijadwalkan berlangsung hingga sekitar tujuh jam pada Sabtu (4/7/2026).

Pemadaman ini merupakan lanjutan dari upaya PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan Barat yang sebelumnya juga mengalami gangguan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Mempawah dan beberapa kabupaten/kota lainya

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh menurunnya kapasitas (derating) salah satu mesin pembangkit listrik milik Independent Power Producer (IPP) yang dipengaruhi kondisi cuaca panas ekstrem, serta adanya gangguan pada unit pembangkit lainnya

BACA JUGA : REI Kalbar Audiensi bersama GM PLN UID Kalbar, Perkuat Sinergi Dukung Perumahan MBR dan Program 3 Juta Rumah

Akibatnya, PLN menerapkan manajemen beban melalui pemadaman bergilir untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan

PLN menegaskan bahwa kondisi ini tidak kekurangan pasokan energi primer maupun batu bara tidak seperti isu yang dibicarakan

Pasokan energi dinyatakan dalam kondisi aman, sementara langkah pemadaman dilakukan semata-mata untuk menjaga keandalan sistem hingga proses pemulihan pembangkit selesai dilakukan.

Untuk hari ini, pelanggan di Kalimantan Barat kembali menerima pemberitahuan adanya pemadaman listrik dengan estimasi durasi sekitar tujuh jam

Masyarakat diimbau mempersiapkan kebutuhan selama listrik padam, seperti mengisi cadangan air, memastikan perangkat elektronik dalam kondisi aman, serta menyesuaikan aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan memastikan seluruh tim teknis terus berupaya

mempercepat proses pemulihan agar pasokan listrik di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah, dapat kembali normal secepat mungkin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *