JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. (HC) Cornelis, M.H., “menyemprot” Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja di Senayan. Dengan nada tegas, legislator asal Kalimantan Barat ini menginstrupsi jalannya sidang demi menyuarakan penderitaan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kamis (22/01/2026)
Hanya dalam waktu satu menit, Cornelis langsung menusuk ke pokok permasalahan. Ia mencecar kementerian terkait ketersediaan tiga kebutuhan vital yang menjadi hak dasar warga di lokasi bencana yaitu Listrik, BBM, dan Gas Elpiji 3 Kg.
“Tolong diperhatikan betul-betul aspek kemanusiaannya! Bagaimana mereka dapat (pasokan) atau tidak? Infrastruktur yang rusak diperbaiki atau tidak?” cecar Cornelis di depan forum.
Cornelis tidak mau mendengar alasan klasik mengenai keterbatasan dana. Ia memberikan instruksi keras kepada Bahlil Lahadalia agar berani melakukan langkah diskresi jika anggaran saat ini tidak mencukupi untuk pemulihan infrastruktur energi di wilayah bencana.
“Jikalau memang perbaikan itu tidak ada dalam anggaran, Pak Menteri silahkan ajukan perbaikan untuk perubahan anggaran! Ini menyangkut rakyat,” tegasnya tanpa basa-basi.
BACA JUGA:Â REI Kalbar Galang dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Peringatan HUT KPR ke-49
Bagi Cornelis, pemulihan di Aceh hingga Sumbar adalah harga mati yang menyangkut hak dasar warga negara. Ia mendesak Kementerian ESDM agar tidak bekerja secara normatif, melainkan menggunakan kacamata kemanusiaan dalam mempercepat perbaikan fasilitas energi yang hancur.
Ketegasan Cornelis ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah agar memastikan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat yang sedang tertimpa musibah berat.
(*Red/LS Berkontribusi dalam tulisan ini)





