KUBU RAYA – Sebanyak 96 pengembang anggota DPD Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Barat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi Profesi Pengembang Properti yang digelar di Hotel Alimoer, Kubu Raya, Rabu (12/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi dan profesionalisme pengembang dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Barat, Damianus Kans Pangaraya. Dalam sambutannya, ia menegaskan sektor perumahan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Pembangunan perumahan dan kawasan permukiman bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar hunian, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Ia menekankan percepatan penyediaan perumahan harus diiringi peningkatan kualitas pelaku usaha.
“Program Tiga Juta Rumah menuntut keterlibatan pengembang yang profesional, taat regulasi, dan berorientasi pada kualitas. Sertifikasi profesi menjadi instrumen penting untuk memastikan standar kompetensi itu terpenuhi,” kata Damianus.
Ketua DPD REI Kalimantan Barat, Baharudin, mengatakan partisipasi 96 pengembang menunjukkan keseriusan anggota dalam meningkatkan standar profesionalisme.
“Kami ingin seluruh anggota REI Kalbar memiliki kompetensi yang terukur dan diakui secara resmi. Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen terhadap kualitas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA: Rakor Percepatan FLPP MBR, REI Kalbar Apresiasi OJK dan Pemkab Kubu Raya
Menurut Baharudin, penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor properti menjadi kunci agar pembangunan berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Profesionalisme adalah fondasi kepercayaan. Jika pengembang kompeten dan patuh terhadap aturan, maka pembangunan perumahan akan lebih berkualitas dan mendukung target pemerintah secara nyata,” ujarnya.
Bimtek dan sertifikasi ini diselenggarakan bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesi, dengan materi mencakup regulasi perumahan, standar teknis pembangunan, tata kelola usaha, serta tanggung jawab sosial pengembang.
Kegiatan berlangsung lancar dan dinyatakan sukses dengan keikutsertaan penuh 96 pengembang anggota REI Kalimantan Barat. REI Kalbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mendukung pembangunan perumahan yang layak, tertib, dan berkelanjutan.
Reporter: Mzb





