MEMPAWAH — Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Mempawah menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi bersama sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Mempawah, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut membahas berbagai persiapan dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Pertemuan dihadiri para kiai, lora, dan gus dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Mempawah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan ASPARAGUS (Aspirasi Lora dan Gus) Provinsi Kalimantan Barat, Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mempawah.
BACA JUGA : Bupati Mempawah Menerima Tuntutan Masa Aksi
Ketua FKPP Kabupaten Mempawah, Mulyadi Affwani, mengatakan kegiatan silaturahmi dan konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta sinergi antarpondok pesantren.
khususnya dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026.
Selain membahas persiapan HSN, Mulyadi juga berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan dan perkembangan pondok pesantren.
Salah satu hal yang menjadi harapan FKPP, kata Mulyadi, adalah adanya Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pondok Pesantren sebagai salah satu bentuk dukungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap pesantren.
“Harapan kami, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus kepada pondok pesantren, salah satunya melalui regulasi berupa Peraturan Bupati tentang Pondok Pesantren,” ujar Mulyadi.
Melalui kegiatan tersebut, FKPP Kabupaten Mempawah berharap terjalin koordinasi yang semakin kuat antara pondok pesantren, pemerintah, organisasi keagamaan.
Serta seluruh elemen terkait dalam mendukung kemajuan pesantren dan menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional 2026.





