PONTIANAK — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sukses menuntaskan tiga dokumen strategis melalui Workshop Internasional Review Pedoman FEBI yang berlangsung pada 26–27 November 2025. Tiga dokumen tersebut adalah Rencana Strategis (Renstra), Pedoman Akademik, dan Pedoman Penyusunan Tugas Akhir.
Workshop ini menghadirkan narasumber internasional yang bergabung secara daring dari Filipina, Malaysia, serta para pakar dari Indonesia, termasuk Prof. Tulus Suryanto dan Prof. Euis Amalia. Para narasumber memberikan masukan komprehensif guna memperkuat kualitas pedoman dan arah pengembangan FEBI di masa mendatang.
Dekan FEBI, Dr. Samsul Hidayat, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya penyempurnaan dokumen-dokumen kelembagaan sebagai pijakan untuk meningkatkan profesionalitas dan tata kelola FEBI.
“Kami terus mendorong segala sesuatu yang membawa FEBI menjadi lebih profesional dan terukur dalam cara kerjanya,” ujarnya.
Sementara itu, Rasiam, Wakil Dekan I sekaligus koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen ini melalui proses yang cukup panjang. Dua bulan sebelum workshop, FEBI telah membentuk tim kerja khusus untuk masing-masing pedoman guna menyiapkan draft awal yang kemudian direview dalam forum internasional ini.
“Pedoman ini akan menjadi arah kerja FEBI ke depan. Prosesnya panjang, tetapi penting bagi penguatan tata kelola fakultas,” jelasnya.
Dengan selesainya tiga dokumen penting ini, FEBI menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan memperkuat mutu akademik serta manajemen kelembagaan di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: Cityzen Reporter





